ada apa ya? pernah dengar psikosomatik? katanya, ia adalah aneka keluhan fisik yang disebabkan karena faktor psikologis.
adakah aku sedang mengalaminya. oh, rapuh nian ya.
sebulan ini, badanku rapuh sekali.
diawali awal bulan lalu, amandelku kambuh. aneh, pdahal belasan tahun tak pernah kambuh. dan tiba-tiba saja, seluruh pantangan itu datang kembali: es, gorengan, saus. cukup sakit sekitar 5 hari. sembuhlah aku.
hingga awal puasa lalu, buka hari pertama di garut makan mi ayam dengan saus yang banyak. besok paginya, tenggorokan langsung sakit. langsung periksa dokter, dan amandel kambuh lagi. apa? hanya berselang 2 minggu sudah kambuh lagi.
kali ini lebih naas. ternyata aku alergi terhadap antibiotik dari jenis sulfa. ah, baru tau aku. akibatnya, badan gatal semua, tidak kuat kalau tidak digaruk. dibedakin, dibawa ke dokter lagi hingg 2 kali. dan sekarang kulit punggung seperti mau ganti kulit gitu. belum cukup, kulit kering sekali kayak bersisik. bibir percah2, perih sekali kalau senyum.
dan.. kekurangoptimalan senyum bahaya sekali, karena istriku tercinta sangat sensitif kalau ada orng yang ga senyum. akibatnya, ia beberapa kali merasa aku cuekin, merasa aku tidak antusias, dan seterusnya. dampaknya kembali padaku. istri yang "kecewa" hati membuat langkah serasa berat dengan beban. ke jakarta yang sudah panas semakin panas. padahal kerjaan dan bisnis di jakarta bener2 menuntut pikiran yang fress dan hati yang lapang. tidak bisa diberat2in, karena memang sudah berat.
duh, sebenernya tak ingin mengeluh. tapi sepertinya inilah hikmahnya. aku harus punya ilmu lengkap. mulai dari ilmu tentang kesehatan umum, ilmu psikologis memperlakukan istri, cukup olahraga biar ga gampang sakit, ilmu tentang pola makan, dan seterusnya. agar tidak hanya menuntut orang lain (dan istri), tidak juga menuntut diri. tapi yang paling penting: bagaimana ilmu harus tambah terus melampaui beban masalah yang setiap hari pasti tambah.
terima kasih istriku, terima kasih setiap masalah, membuatku tambah bijak. insyaAllah.
Thursday, October 05, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
semangat ya pak.....
turut berduka cita ...
May Allah always bless us. amiin
salam buat istrinya, istri juga harus ngerti keadaan fisik dan psikis suami khan????
Post a Comment