tadi siang, sebelum berangkat ke jakarta, istriku menangis lagi. duh, kok jadi banyak membuatnya menangis ya. menangis karena mau ditinggal sama suaminya untuk 2-3 hari.
memang sepertinya sepele, karena ada yang harus pisahan berbulan bahkan bertahun lamanya. jauh pula. tetapi istriku memang seperti itu. hatinya lembut sekali. mungkin karena juga budaya daerahnya yang tidak biasa jauh-jauh dari orang terkasih.
lha, sekarang aku sudah jadi orang terkasihnya.
agak bingung juga sih, bagaimana harus membuatnya kuat, .. selain mengajaknya mengarungi waktu-waktu "agak" sulit ini. ah, juwitaku. terserah orang mau bilang apa, rasa-rasanya ... semakin hari aku semakin mencintainya. kutitip ke Allah, Ia akan menjadi penjagamu yang paling perkasa dan penyayang. maaf ya istriku, bukannya mau lebih sok tau tentang kehidupan. tapi, sepertinya hidup memang sekali-kali akan seperti ini.
-- maaf nih blog nya sedang romantis --
Monday, September 25, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment