Thursday, July 28, 2005
malu dan takut
Lebih baik mana, malu atau takut? Dalam banyak hal, menurut pengalaman saya, perasaan malu lebih gawat dari pada perasaan takut. Takut bisa dilawan hingga takut itu hilang. Atau berlatih terus hingga kemampuannya melebihi ketakutan yang ada. Tetapi malu, adalah sebuah penyakit kronis. Ia mengakar dan menyebar. Menguasai seluruh sel keberanian dan sistem syaraf, menggerogoti sistem kekebalan tubuh. Seperti tumor, seperti kanker. Untuk mengobatinya, diperlukan sebuah operasi total untuk mengangkat jaringan penyakitnya. Setelah itu, masih diperlukan terapi khusus beberapa saat lamanya. Takut adalah penyakit ringan. Dan malu, adalah virus yang gawat. Keduanya, sebenarnya masih diperlukan bila tidak melebihi ambang bahaya. Semoga kita terhindar dari kedua hal tersebut dalam porsi yang terlalu banyak sehingga menjadi penyakit yang menjengkelkan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment